save the earth by doing something real

Malem smuanya😀

Lihat2 poto di henpon jadi teringat kembali rencana tulis tentang langkah nyata seorang teman buat menghijaukan dunia.

Beberapa waktu yang lalu menyempatkan diri hadir ke pernikahan si bro di Bogor. Kebetulan sekali senggang di hari Sabtu, lokasi dekat, dan ingin menemui saudara. Maka jalanlah Tangerang-Bogor sama Nyai Risma.

Kesan saat memasuki ruang resepsi adalah rapih, bersih, tertata, mewah tapi tetap berwibawa dan santun.. hmm.. setting yang mantap Bro🙂 (secara, mbak2 WO cantik ber-safari pada seliweran pake hedset kaya personil sikret serpis nya AS). Tapi bukan itu yang menarik perhatian utama saya. Fokus saya justru saat akan pulang meninggalkan resepsi.

Yang biasanya kita dibagi tanda terima kasih saat baru datang dan mengisi buku tamu, maka kali itu kita dikasi kupon untuk ditukar saat pulang. Awalnya saya gak perhatian sama hal ganjil itu (karna gua juga kebiasaan g ngisi buku tamu kalo dateng resepsi pernikahan😀 ). Saat pulang dan menukar kupon, ternyata tanda terima kasihnya adalah bibit pohon!

bibit pohon macem2

pilihan bibit pohon

Saya cukup terkejut, karena memang baru kali itu saya temui bentuk tanda terima kasih berupa bibit pohon (minim pengalaman tur resepsi). Ada beberapa jenis bibit pohon yang ditawarkan, semuanya bibit pohon buah.

 

 

 

 

antusiasme para tamu

Saya gak tau berapa umur bibit2 itu, tapi yang jelas mereka sudah siap untuk dipindahkan ke tanah. Bibit2 itu dikemas dengan cukup rapi dan menarik dalam besek bambu kotak. Tidak ada ceceran2 tanah dan kotoran2 yang merusak kemasannya yang bisa bikin males para tamu untuk ambil bawa pulang. Justru para tamu cukup antusias lho.. Beberapa malah kembali ke meja penerima tamu untuk mengisi buku tamu dan minta kupon supaya bisa dapet bibit pohon,, beberapa yang lain juga tertarik untuk menerima lebih dari satu.

 

 

Saya pikir cara ini merupakan salah satu langkah nyata untuk menghijaukan dunia. Coba kita bayangkan secara kasar dan sederhana. Anggaplah ada 1000 undangan dan 15oo bibit pohon. 90% bibit ditanam. 40% dari yang ditanam dapat bertahan sekurangnya 5 tahun dan mulai dinikmati. Maka Bro dan Sist ini sudah membukakan jalan untuk (1500 x 0.9 x 0.4) buah pohon akan tumbuh tersebar di sekitar Bogor dalam 5 tahun kedepan. 540 pohon buah! tertanam, dinikmati buahnya, dan memperbaiki kondisi dunia! Besar kan efeknya?! Mungkin tampak remeh dan sederhana, tapi saya benar2 percaya dan menghargai langkah nyata yang dilakukan itu🙂

Buat yang mau kawin dalam waktu dekat, mungkin ini bisa jadi ide yang cukup brilian😀

Jadi, apa yang sudah kita lakukan untuk menghijaukan dunia kita??? Saya sendiri sudah sejak beberapa tahun yang lalu mulai membiasakan diri belanja tanpa kantong kresek. Kadang saya masukin tas, kadang saya jinjing, kadang saya bawa tas kresek sendiri dari rumah, dan (jangan dicontoh) kadang gorengan yang dibungkus kantong kertas pun saya masupin saku celana (hahahaha… sah aja toh, lha wong dimakan sendiri. Jorok tapi ngeles).

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Jangan anggap remeh semua hal walaupun tampak kecil dan tidak berguna. Ingat, hukum kumulatif. Beberapa yang bisa kita lakukan secara sederhana seperti:

  1. Matikan lampu jika tidak ada orang dalam ruangan, matikan peralatan listrik saat tidak dipakai. Apa sih yang mau diterangin??
  2. Pake lampu TL (neon), tinggalkan lampu pijar (bohlam kuning biasa). Dengan konsumsi daya listrik yang sama, lampu neon lebih terang. Ingat, lampu pijar membuang energi listrik jadi panas hingga sekitar 70%, yang jadi cahaya paling besar 30%!!
  3. Setting AC di temperatur yang wajar. 22-27 derajat celcius sudah cukup. Jangan gila deh, emang mau pada ngapain sih di ruangan ber-temperatur 18 derajat celcius?? Lagian mo sampe kerja sekeras apapun AC itu, gak mungkin 18 derajat itu tercapai, kecuali ruangan mu diisolasi sangat baik. Jangan lupa, matikan bila tidak ada orang.
  4. Ganti monitor komputer dari CRT ke LCD. Monitor LCD 19″ makan listrik cuma 35-40watt sedangkan CRT 17″ sampe 100-120watt. Kita menghemat sepertiganya toh. Yaah.. memang initial cost-nya lebih tinggi sih. Tapi bandingkan juga penurunan biaya pembayaran listrik setiap bulannya😀 (monitorku juga masi CRT… hiks..hiks..)
  5. Buang sampah yang bener. Jangan kaya anak kecil deeeeeeh… makan permen trus dibuang gitu aja. Ngroko trus buang puntung plang-plung. Bungkus makanan dibuang gitu aja. Pake tisu dilempar aja dari jendela mobil. HAH..!! keliatannya sepele, tapi bayangkan 1 orang 1 bungkus permen,, maka 1000 orang sudah cukup untuk bikin mampet Cikapundung.
  6. Tanam pohon sebanyak mungkin, dengan pengaturan yang baik tentunya. Jangan tanem pohon beringin di tengah-tengah kamar kos. Nanti kita dikira fanatisme partai tertentu loh.
  7. Yang mau bangun rumah, hindari memplester tanah disana-sini. Biarkan ada wilayah serapan air di sekitar kita. Kalo kpengen rapi, bisa tanam rumput ato lapisi tanah dengan batu2 kerikil halus. Paving block juga bagus karena masih bisa dilewati air untuk masup tanah. Kalo semua tanah diplester, emangnya mau kmana larinya air-air itu coba? Kali pun bakal luber lah. Trus sumur kita mau dapet air dari mana??
  8. Kalo mau corat-coret, pake kertas bekas pakai satu sisi aja. Sayang kan, masi bisa dipakai. Buat para mahasiswa, berpikirlah logis. Jangan ragu untuk pakai kertas secara bolak-balik untuk kuis ataupun tugas. Juga jangan ragu untuk pakai ukuran A5 daripada pakai ukuran A4 saat ada kuis yang isinya cuma sdikit. Jangan kalah sama urusan sopan-gak sopan.. yang penting cara kita sobek kertasnya tetap rapi. Buat saya jauh lebih gak sopan membiarkan hutan Kalimantan gundul daripada membiarkan kertas A4 cuma dipakai 4 baris tulis tangan.
  9. Biasakan pakai tisu secukupnya. Jangan narik tisu sekena-kenanya pol-polan kaya narik tambang. Gunakan tisu dengan bijak. Ingat setiap lembar tisu punya peran untuk menumbangkan pohon. Bila memungkinkan, biasakan pakai sapu tangan daripada tisu.
  10. Kurangi print-out. Secara jaman dah canggih, biasakan tidak perlu print-out jika tidak sangat perlu, selesaikan urusan lewat e_mail dan transfer data soft-copy saja.

Dan masih buaaaaaanyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan dunia. Hargai sekecil apapun usaha teman-teman, karena walau tampak sederhana hasilnya tetap signifikan karena dilakukan banyak orang. Percayalah pada hukum kumulatif dan percayalah bukan hanya kita yang melakukannya🙂

 

http://www.squidoo.com/groups/million-ways-to-go-green

go green in many way

so, lets do something real to safe the earth, in many-many ways😀

sumber gambar


About aditbije

finding answer
This entry was posted in ceceran kececer, Sosial dan Budaya and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s